BP3TKI Jakarta Cegah Pemberangkatan CPMI Ilegal

  • Diposting pada 2019-12-13 16:02:23

Jakarta, BP3TKI Jakarta, Jumat (13/12) – BP3TKI Jakarta cegah pemberangkatan CPMI Ilegal ke Malaysia yang ditampung secara perseorangan di Jl. Al Baidho Gang Makmur 2 RT/RW. 08/06 No. 73 Kel. Lubang Buaya Kec. Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (13/12).

Dalam kegiatan penggerebekan tersebut, BP3TKI Jakarta melibatkan Direktorat Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI. Pencegahan CPMI Ilegal ini berawal dari pengaduan masyarakat yang menceritakan rekannya telah diberangkatkan ke luar negeri namun bekerja tidak sesuai dengan perjanjian kerja yang ditandatangani di Indonesia.

Pengadu juga menceritakan adanya indikasi CPMI yang dikirim untuk bekerja pada program bayi tabung atau menjual rahimnya. Terdapat pula aduan adanya tenaga kerja laki-laki yang akan diberangkatkan bersama sponsor dan tenaga kerja laki-laki tersebut diminta untuk membayar job sebesar 75 juta sampai dengan 100 juta rupiah.

Dalam penggerebekan tersebut, ditemukan 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki serta pemilik rumah penampungan bernama Nur. Selanjutnya 3 perempuan yang diduga akan diberangkatkan secara illegal ke luar negeri dibawa ke Direktorat Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI untuk proses pemberkasan.

Tidak sampai disitu, nantinya ketiga CPMI Ilegal tersebut akan dititipkan di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC), Bambu Apus, Jakarta Timur.

Kepala BP3TKI Jakarta, Mocharom Ashadi menjelaskan bahwa tindakan semacam ini harus terus digalakkan guna menurunkan angka keberangkatan CPMI secara illegal ke luar negeri. “Hendaknya kegiatan semacam ini harus terus digalakkan dan ditingkatkan untuk menekan angka keberangkatan CPMI secara illegal ke luar negeri. Dan masyarakat umum, maupun CPMI boleh melakukan  pengaduan ke Crisis Center BP3TKI Jakarta maupun Crisis Center BNP2TKI sehingga jika ada permasalahan dapat cepat ditindaklanjuti”, jelasnya. (Humas/pw)